Eksfoliasi berlebihan sering menjadi masalah dalam perawatan kulit yang banyak dialami. Tanda-tanda seperti kulit kemerahan dan kering bisa menjadi indikator bahwa skin barrier terganggu.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Memahami Eksfoliasi dan Skin Barrier
Eksfoliasi adalah proses yang berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati dari permukaan kulit agar kulit tampak lebih bercahaya. Selain itu, eksfoliasi membantu produk perawatan lainnya dapat diserap lebih baik oleh kulit.
Skin barrier berperan penting dalam melindungi kulit dari faktor eksternal seperti bakteri dan polusi. Jika barrier ini terganggu, kulit akan menjadi lebih rentan terhadap berbagai masalah.
Melakukan eksfoliasi terlalu sering, terutama dengan produk berbahan keras, dapat merusak skin barrier. Hal ini dapat menyebabkan kondisi kulit semakin memburuk.
Tanda-tanda Eksfoliasi Berlebihan
Salah satu indikator paling nyata dari eksfoliasi berlebihan adalah kemerahan pada kulit yang biasanya disertai dengan rasa gatal atau perih. Kulit mungkin juga terasa kering meski sudah menggunakan pelembap.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Kondisi kulit yang kasar dan bersisik menunjukkan bahwa lapisan pelindung kulit telah terganggu. Munculnya jerawat atau bintik-bintik kecil juga bisa jadi tanda bahwa kulit berusaha melindungi diri dari kerusakan.
"Kulit yang terlalu di-exfoliate justru bisa memicu jerawat," menurut seorang dermatolog. Ini menunjukkan bahwa meskipun eksfoliasi bertujuan baik, jika dilakukan berlebihan justru dapat berakibat sebaliknya.
Cara Memulihkan Skin Barrier
Langkah pertama untuk memulihkan skin barrier yang terluka adalah dengan menghentikan penggunaan semua produk eksfoliasi untuk sementara. Memberikan waktu istirahat pada kulit sangat penting.
Selanjutnya, gunakan produk dengan bahan lembut seperti ceramides dan hyaluronic acid yang dapat membantu merehidrasi serta memperbaiki skin barrier. Produk ini akan memberikan kelembapan tanpa membuat kulit lebih teriritasi.
Menggunakan pelembap yang kaya akan lipid juga sangat direkomendasikan. Ini akan membantu menjebak kelembapan dan memperkuat lapisan pelindung kulit yang telah terganggu.
Selain itu, penting untuk menjaga diet yang seimbang serta cukup asupan air. Nutrisi yang tepat dari dalam tubuh dapat membantu memperbaiki kondisi kulit secara keseluruhan.
Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: