Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 23:35 WIB

Mengatasi Kekurangan Elektrolit Selama Puasa Seharian

Author

Mengatasi Kekurangan Elektrolit Selama Puasa Seharian

Puasa sepanjang hari tentunya membuka tantangan tersendiri bagi tubuh, terutama dalam menjaga keseimbangan elektrolit. Tanpa asupan makanan dan minuman, tubuh berisiko kehilangan mineral penting tersebut.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Tidak sekedar minum air, menjaga elektrolit juga memerlukan strategi yang tepat agar tetap bertenaga dan terhindar dari dehidrasi selama bulan puasa.

Pentingnya Elektrolit dalam Tubuh

Elektrolit adalah mineral yang tersimpan dalam darah, urin, dan cairan tubuh lainnya. Mereka berfungsi mengatur keseimbangan cairan serta kontraksi otot dan fungsi saraf.

Selama puasa, terutama di bulan Ramadan, tubuh kehilangan elektrolit melalui keringat dan urin, yang dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan, pusing, dan kram otot.

Kondisi ini diperparah jika tidak diimbangi dengan asupan yang tepat, sehingga penting untuk memahami cara menjaga keseimbangan elektrolit selama puasa.

Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025

Strategi Mengatasi Kekurangan Elektrolit

Pertama-tama, pilihlah makanan dan minuman yang kaya elektrolit saat berbuka puasa. Buah-buahan seperti pisang, dan sayuran seperti bayam serta brokoli adalah pilihan yang baik.

Selain itu, penting untuk menghidrasi dengan baik dari waktu berbuka hingga sahur. Minuman seperti air kelapa dan oralit efektif untuk menggantikan elektrolit yang hilang.

Hindarilah konsumsi alkohol serta minuman berkafein karena dapat memperparah dehidrasi. Sebagai alternatif, pertimbangkan untuk mengonsumsi air putih atau teh herbal yang bebas kafein.

Mengidentifikasi Tanda-Tanda Kekurangan Elektrolit

Rasa pusing atau pingsan bisa menjadi tanda kekurangan elektrolit. Jika hal ini terjadi, segera berhenti sejenak dan minum larutan elektrolit untuk mencegah komplikasi.

Kram otot menjadi gejala lain yang umum, sering kali muncul ketika tubuh kekurangan natrium atau kalium. Dalam kasus ini, penting untuk meregangkan otot serta meningkatkan asupan elektrolit.

Untuk pencegahan lebih lanjut, konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter tentang kemungkinan suplemen elektrolit, terutama bagi yang melakukan aktivitas fisik berat saat berpuasa.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU