Menjelang bulan puasa, penting bagi pengidap penyakit kronis untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai ibadah puasa.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum
Konsultasi ini dapat membantu menjaga kesehatan dan mencegah risiko komplikasi yang serius.
Signifikansi Konsultasi Medis
Penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung membutuhkan perhatian khusus saat berpuasa.
Mengabaikan nasihat medis dapat berdampak negatif pada kesehatan pengidap, sehingga penilaian dokter sangat diperlukan.
Dokter dapat memberikan rekomendasi mengenai keamanan puasa dan perubahan diet yang diperlukan.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Risiko Potensial Saat Berpuasa
Pengidap penyakit kronis berisiko tinggi mengalami dehidrasi, fluktuasi gula darah, dan peningkatan tekanan darah saat berpuasa.
Tanpa pemantauan yang ketat, risiko komplikasi kesehatan dapat meningkat.
Bagi penderita diabetes, penting untuk memantau kadar gula darah secara berkala guna mencegah kondisi berbahaya.
Rekomendasi dan Alternatif Dari Dokter
Dokter akan memberikan estimasi waktu puasa yang aman berdasarkan kondisi kesehatan individu.
Pada beberapa kasus, dokter mungkin merekomendasikan obat yang tidak menunda waktu puasa.
Bagi yang tidak dapat berpuasa, alternatif seperti mengganti puasa di hari lain atau melakukan ibadah lain dapat dipertimbangkan.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: