Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 19:40 WIB

Mengapa Penghitungan Kalori pada Smartwatch Bisa Kurang Akurat?

Author

Mengapa Penghitungan Kalori pada Smartwatch Bisa Kurang Akurat?

Smartwatch semakin diminati sebagai alat bantu kesehatan, tetapi banyak pengguna kini mempertanyakan ketepatan penghitungan kalori yang dilakukan perangkat ini.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Meskipun mumpuni dalam memantau aktivitas fisik, keakuratan kalori yang dibakar sering kali dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

Teknologi dan Metode Penghitungan Kalori

Smartwatch memanfaatkan berbagai sensor untuk mengumpulkan data, termasuk detak jantung dan gerakan tubuh, untuk menghitung kalori yang terbakar saat beraktivitas.

Namun, banyak perangkat mengandalkan algoritma yang berbeda-beda, sehingga penghitungan kalori bisa bervariasi antara merek satu dan lainnya.

Contohnya, beberapa smartwatch hanya menggunakan informasi detak jantung dan estimasi gerakan, yang dapat menyebabkan kurang akuratnya hasil perhitungan.

Dalam hal ini, aktivitas fisik yang berbeda, seperti berlari dan bersepeda santai, dapat memberikan hasil yang tidak konsisten karena perangkat tidak selalu dapat membedakan antara jenis aktivitas tersebut.

Faktor Individu yang Mempengaruhi Akurasi

Tingkat metabolisme setiap individu berperan penting dalam jumlah kalori yang dibakar, menjadikannya faktor kritis dalam perhitungan akurasi.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Jika smartwatch hanya mengandalkan data umum seperti usia dan berat badan, hasil perhitungan kalori dapat menjadi tidak akurat bagi sebagian orang.

Selain itu, kondisi fisik dan kebugaran individu juga mempengaruhi hasil; misalnya, dua orang dengan berat dan usia yang sama dapat membakar kalori dengan cara yang berbeda karena kondisi kebugaran masing-masing.

Faktor lingkungan seperti suhu dan kelembapan juga bisa memengaruhi keakuratan penghitungan kalori pada smartwatch, membuat data menjadi lebih fluktuatif.

Tips Meningkatkan Keakuratan Penghitungan Kalori

Untuk meningkatkan keakuratan dalam penghitungan kalori, pengguna sebaiknya memastikan bahwa data profil pribadi diisi dengan tepat.

Informasi mengenai berat badan, tinggi badan, dan tingkat aktivitas harian perlu diperbarui secara berkala agar hasil penghitungan lebih tepat.

Disarankan juga untuk melakukan pembaruan perangkat lunak smartwatch, karena update ini sering membawa perbaikan algoritma yang dapat meningkatkan akurasi penghitungan kalori.

Memilih smartwatch dengan kemampuan pelacakan aktivitas yang lebih canggih, seperti fitur GPS dan sensor tambahan, juga dapat menciptakan hasil yang lebih akurat, berkat informasi yang lebih mendetail mengenai jenis dan intensitas aktivitas fisik.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU