Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 11:26 WIB

Bahaya Volume Tinggi: Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan Pendengaran

Author

Bahaya Volume Tinggi: Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan Pendengaran

Kebiasaan mendengarkan musik dengan volume tinggi melalui earphone menjadi praktik umum di kalangan masyarakat saat ini. Sayangnya, kebiasaan ini membawa risiko serius bagi kesehatan pendengaran, yang dapat berakibat permanen.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi

Dalam artikel ini, kita akan meneliti dampak berbahaya dari volume tinggi pada pendengaran dan memberikan informasi tentang cara menjaga kesehatan telinga agar tetap optimal.

Risiko Kesehatan Akibat Volume Tinggi

Pakar kesehatan memperingatkan bahwa mendengarkan musik dengan volume di atas 85 desibel dalam waktu lama dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sel-sel pendengaran. Menurut World Health Organization, sekitar 1,1 miliar remaja berisiko mengalami gangguan pendengaran karena penggunaan audio dengan volume tinggi.

Gejala awal dari gangguan pendengaran termasuk telinga berdengung dan kesulitan mendengar suara di lingkungan yang bising. Jika kebiasaan ini terus dilanjutkan, risiko kehilangan pendengaran secara permanen dapat meningkat, terutama di kalangan anak muda yang sering menggunakan earphone.

Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam

Cara Melindungi Pendengaran

Demi menjaga kesehatan pendengaran, disarankan untuk menggunakan earphone yang dilengkapi dengan fitur noise cancelling. Fitur ini membantu mereduksi kebisingan sekitar, sehingga volume musik dapat diturunkan tanpa mengorbankan pengalaman mendengar.

Selain itu, ada pula aturan 60/60 yang dianjurkan: dengarkan musik tidak lebih dari 60% volume dan terbatas pada maksimal 60 menit setiap hari. Dengan penerapan prinsip ini, Anda dapat menikmati musik secara aman.

Tanda-Tanda Umum Gangguan Pendengaran

Tanda-tanda awal gangguan pendengaran dapat dikenali dari kesulitan mendengar percakapan atau seringnya meminta orang lain untuk mengulang ucapan. Terdapat juga resiko adanya suara berdenging yang dapat dirasakan oleh individu.

Penting untuk segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut. Pemeriksaan pendengaran secara rutin juga sangat direkomendasikan, terutama bagi mereka yang terbiasa mendengarkan musik dengan volume tinggi.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU