Senin, 29 DESEMBER 2025 • 21:11 WIB

Pentingnya Mengatur Porsi Stretching Agar Terhindar dari Cedera

Author

Pentingnya Mengatur Porsi Stretching Agar Terhindar dari Cedera

Stretching telah lama menjadi bagian penting dalam rutinitas olahraga, namun stretching yang berlebihan justru bisa berisiko menyebabkan cedera. Di sisi lain, pemahaman yang baik tentang batas-batas tubuh saat berolahraga menjadi kunci untuk mencegah masalah tersebut.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Risiko Stretching Berlebihan

Stretching bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi ketegangan otot, tetapi jika dilakukan secara berlebihan, dapat menyebabkan cedera pada otot dan ligamen. Dr. Jillian Clark, seorang fisioterapis terkemuka, menjelaskan, "Melakukan stretching berlebihan dapat merusak jaringan lunak dan mengakibatkan ketegangan otot yang tidak perlu."

Cedera ini berpotensi membuat otot lebih rentan saat beraktivitas fisik yang intens. Selain itu, stretching yang berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada otot, di mana otot menjadi terlalu fleksibel tanpa memiliki kekuatan yang seimbang.

Ketidakseimbangan ini bisa meningkatkan risiko cedera dalam aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang teknik yang tepat dan batasan diri saat melakukan stretching sangat diperlukan.

Cara Melakukan Stretching yang Benar

Melakukan stretching dengan benar adalah kunci untuk mencegah cedera saat berolahraga. Salah satu langkah awal yang penting adalah melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk mempersiapkan otot sebelum meregang.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Disarankan untuk tidak melakukan stretching lebih dari 15-30 detik untuk setiap gerakan dan max 2-3 kali, sebagaimana direkomendasikan oleh Fisioterapi Nasional Indonesia. Hal ini bertujuan agar otot tidak mengalami beban berlebih.

Fokus pada semua kelompok otot sangat penting untuk menjaga proporsi dalam melakukan stretching. Dengan memperhatikan semua area tubuh, risiko cedera akibat ketegangan berlebih dapat diminimalkan.

Tanda-tanda Stretching Berlebihan

Ada beberapa indikator yang menandakan bahwa stretching Anda mungkin berlebihan. Misalnya, jika Anda merasakan nyeri yang tajam, segera hentikan aktivitas tersebut, karena ini dapat menunjukkan kerusakan pada otot.

Selain itu, proses pemulihan yang berlangsung lama setelah stretching bisa jadi sinyal bahwa Anda telah melakukan stretching dengan intensitas yang tidak tepat. Idealnya, tubuh yang sehat dapat kembali normal dengan cepat setelah perenggangan.

Jika ketidaknyamanan juga dirasakan saat bergerak bahkan beberapa hari setelah melakukan stretching, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan agar mendapatkan saran yang sesuai.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU