Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 21:07 WIB

Mengapa Otot Menyusut Ketika Tidak Digunakan Lama?

Author

Mengapa Otot Menyusut Ketika Tidak Digunakan Lama?

Otot yang tidak digunakan dalam waktu yang panjang dapat mengalami penurunan kekuatan yang disebut atrofi otot. Proses ini dapat terjadi pada siapa saja dan sering kali tidak disadari tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Banyak orang tidak menyadari bahwa ketidakaktifan fisik dapat memicu perubahan signifikan dalam massa otot. Mari kita eksplorasi lebih lanjut tentang penyebab dan dampak dari atrofi otot ini.

Proses Atrofi Otot

Atrofi otot terjadi ketika otot tidak menerima rangsangan yang cukup untuk mempertahankan massa ototnya. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penyakit, cedera, atau gaya hidup yang kurang aktif.

Saat otot tidak digunakan, tubuh secara otomatis mengurangi jumlah protein dan sel penyusun otot tersebut. Akibatnya, massa otot perlahan-lahan menyusut serta kekuatannya menurun secara signifikan.

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat meningkatkan kesehatan otot dan menghadang terjadinya atrofi. Sebaliknya, lamanya ketidakaktifan fisik justru memperparah kondisi atrofi otot.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru

Faktor Penyebab Melemahnya Otot

Usia adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan otot melemah. Dengan bertambahnya usia, produksi hormon yang berkontribusi kepada pertumbuhan otot juga cenderung menurun.

Kondisi kesehatan tertentu seperti stroke atau penyakit kronis juga dapat membuat seseorang menjadi kurang aktif. Dalam situasi seperti ini, otot yang tidak berlatih akan lebih cepat mengalami proses atrofi.

Gaya hidup sedentari, termasuk durasi lama duduk di depan komputer, turut berperan dalam melemahnya otot. Minimnya aktivitas fisik menyebabkan otot tidak mendapatkan rangsangan yang diperlukan.

Dampak Ketidakaktifan Terhadap Kesehatan

Dampak dari melemahnya otot lebih dari sekadar penampilan fisik. Kondisi ini juga bisa mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan, termasuk daya tahan tubuh dan metabolisme.

Mereka yang mengalami atrofi otot umumnya lebih cepat merasa lelah dan memiliki risiko cedera yang lebih tinggi. Ketidakmampuan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari dapat menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Mengintegrasikan aktivitas fisik dalam rutinitas harian sangatlah penting. Meskipun hanya beberapa menit setiap hari, kegiatan ini dapat membantu menjaga kekuatan otot serta kesehatan jangka panjang.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU