Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 19:45 WIB

Dampak Buruk Pola Makan Tidak Teratur Bagi Kesehatan

Author

Dampak Buruk Pola Makan Tidak Teratur Bagi Kesehatan

Pola makan yang tidak teratur ternyata dapat berdampak serius terhadap kesehatan seseorang. Banyak orang yang menganggap hal ini sepele, namun efek jangka panjangnya bisa berbahaya.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Mengabaikan pola makan yang baik dapat memicu berbagai penyakit, dari diabetes hingga gangguan jantung. Penting untuk memahami implikasi kesehatan dari kebiasaan ini untuk mencegah risiko yang dapat ditimbulkannya.

Dampak Fisiologis dari Pola Makan Tidak Teratur

Ketika seseorang sering melewatkan waktu makan atau mengonsumsi makanan dalam porsi yang tidak seimbang, tubuh mengalami kesulitan dalam memproses nutrisi. Proses metabolisme yang terganggu dapat memicu peningkatan kadar gula darah.

Makanan yang dipilih pun sering kali tidak bernutrisi, yang menyebabkan tubuh kekurangan vitamin dan mineral penting. Kekurangan ini dapat berujung pada berbagai macam penyakit, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko lebih tinggi.

Menurut Dr. Fadjroel Rachman, pakar gizi, "Pola makan yang tidak teratur dapat menyebabkan disfungsi di organ-organ vital seperti hati dan ginjal." Hal ini mempertegas pentingnya pola makan yang teratur dan sehat.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta

Hubungan Antara Pola Makan dan Penyakit Jantung

Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tidak teratur yang dipenuhi makanan tinggi lemak dan gula dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Akibatnya, seseorang mudah mengalami hipertensi dan kolesterol tinggi.

Data dari World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia. Mengikuti pola makan teratur bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif.

Dari sudut pandang psikologis, kebiasaan makan yang tidak teratur juga dapat memicu stres dan gangguan emosional. Stres berkepanjangan dapat mempengaruhi kesehatan jantung secara keseluruhan.

Dampak Jangka Panjang pada Kesehatan Pencernaan

Sistem pencernaan kita sangat bergantung pada ritme makan yang konsisten. Pola makan yang tidak teratur bisa mengakibatkan masalah seperti sembelit, gas berlebih, dan gangguan pencernaan lainnya.

Studi menunjukkan bahwa orang yang mengikuti pola makan teratur lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami sindrom iritasi usus. Seperti yang diungkapkan oleh Dr. Hanafi, seorang gastroenterolog, "Konsistensi dalam pola makan sangat penting untuk menjaga kesehatan usus."

Dengan mengutamakan waktu makan yang tetap dan sehat, kita tidak hanya memperbaiki fisik, tetapi juga mendukung kesejahteraan mental.

Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU