Makan malam terlalu larut ternyata bisa berdampak buruk pada kualitas tidur kita. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa waktu makan dapat mempengaruhi ritme tubuh mereka.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Berbagai penelitian menunjukkan, mengonsumsi makanan berat sebelum tidur dapat menciptakan berbagai masalah bagi kesehatan, termasuk kesulitan tidur yang berkepanjangan.
Dampak Makanan Berat Sebelum Tidur
Makan makanan berat sebelum tidur dapat memicu gangguan pencernaan. Selama tidur, tubuh seharusnya dapat beristirahat, namun jika sistem pencernaan masih bekerja keras, ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makanan berlemak atau pedas dapat menyebabkan refluks asam. Refluks asam adalah kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan, sehingga Anda mungkin bisa terbangun di tengah malam.
Selain itu, makan malam larut juga bisa memperlambat metabolisme. Ketika tubuh tidak dapat memproses makanan dengan baik, ini bisa memicu rasa kenyang yang tidak nyaman saat tidur.
Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Pengaruh Gula dan Kafein
Banyak orang tidak sadar bahwa gula dan kafein dalam makanan atau minuman malam hari juga mempengaruhi kualitas tidur. Kafein yang terdapat dalam kopi dan berbagai jenis minuman energi dapat menghambat rasa kantuk.
Di sisi lain, mengonsumsi makanan manis bisa membuat kadar gula darah naik dan turun. Hal ini dapat menyebabkan fluktuasi energi yang mengganggu pola tidur, sehingga kita terbangun beberapa kali di malam hari.
Sebagai contoh, seseorang yang makan dessert manis terlalu larut mungkin merasakan lonjakan energi terlebih dahulu. Namun, setelah itu, penurunan energi bisa membuatnya merasa lelah pada pagi hari.
Ritme Sirkadian dan Kebiasaan Tidur
Ritme sirkadian atau jam biologis kita sangat dipengaruhi oleh kebiasaan makan. Jika Anda makan terlalu malam, otak akan menerima sinyal untuk tetap terjaga lebih lama.
Hal ini dapat menyebabkan pola tidur yang tidak teratur, di mana tubuh tidak merasa lelah saat waktunya tidur. Porsi makan yang besar juga dapat mengakibatkan tidur yang tidak nyenyak.
Menyesuaikan waktu makan malam menjadi lebih awal bisa membantu memperbaiki kualitas tidur. Ini memberikan kesempatan bagi tubuh untuk lebih banyak beristirahat dan mempersiapkan diri untuk tidur dengan baik.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: