Teh adalah minuman favorit di Indonesia dan sering dinikmati di pagi hari maupun sebelum tidur. Namun, apakah mengkonsumsi teh di malam hari dapat mengganggu kualitas tidur?
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Berbagai pandangan muncul terkait efek teh herbal dan teh berkafein terhadap tidur. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai hal ini.
Jenis Teh dan Kandungan Kafein
Di Indonesia, kita mengenal berbagai jenis teh, seperti teh hijau, teh hitam, dan teh herbal. Teh hitam dan teh hijau mengandung kafein, yang dapat menjadi penyebab susah tidur bagi sebagian orang.
Kandungan kafein dalam teh hitam bisa mencapai 40-70 mg per cangkir, sedangkan teh hijau relatif lebih rendah. Bagi yang sensitif terhadap kafein, pilihan terbaik adalah teh herbal yang bebas kafein.
Teh herbal seperti chamomile dan peppermint diketahui memiliki efek menenangkan yang membantu tidur lebih nyenyak. Hal ini berbeda dengan teh berkafein yang dapat mengganggu kualitas tidur.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Efek Teh Herbal untuk Tidur
Teh herbal telah digunakan sebagai pengobatan alami selama berabad-abad. Chamomile, misalnya, terkenal dengan sifat sedatif yang dapat mengurangi kecemasan dan menciptakan rasa tenang.
Menurut penelitian, minum teh chamomile sebelum tidur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur seseorang. Ini menjadikan jenis teh ini pilihan tepat bagi yang ingin menikmati teh malam tanpa khawatir insomnia.
Namun, penting untuk dicatat bahwa efek teh herbal tidak sama untuk semua orang. Beberapa individu mungkin tetap merasakan efek stimulasi walaupun mengonsumsi teh herbal.
Keuntungan dan Risiko Minum Teh Sebelum Tidur
Minum teh sebelum tidur membawa berbagai manfaat, seperti membantu menghidrasi tubuh dan menciptakan momen relaksasi. Ritual ini bisa menjadi bagian dari rutinitas malam yang mendukung kesehatan.
Di sisi lain, minum teh sebelum tidur bisa berisiko bagi mereka yang sensitif terhadap kafein atau memiliki masalah pencernaan. Ini bisa mengakibatkan gangguan tidur atau bahkan rasa tidak nyaman di perut.
Mempersiapkan diri dengan baik, seperti memilih teh yang tepat dan mengatur waktu konsumsi, akan membantu menghindari risiko tersebut. Penting untuk memperhatikan reaksi tubuh dan memilih teh yang paling cocok untuk waktu tidur.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: