Banyak orang bertanya-tanya kapan waktu terbaik untuk berolahraga, pagi atau malam. Setiap waktu memiliki kelebihan dan tantangan tersendiri yang bisa memengaruhi efektivitas aktivitas fisik.
Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa baik olahraga pagi maupun malam dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Namun, memilih waktu yang tepat bisa jadi kunci untuk mencapai tujuan kebugaran masing-masing individu.
Kelebihan Olahraga di Pagi
Salah satu keuntungan utama berolahraga di pagi hari adalah kemampuan untuk meningkatkan metabolisme. Melakukan aktivitas fisik di pagi hari dapat membakar kalori lebih banyak sepanjang hari.
Olahraga pagi juga dapat meningkatkan mood dan energi. Dikutip dari hasil penelitian, kegiatan fisik pada pagi hari dapat merangsang produksi endorfin, yang dikenal sebagai hormon bahagia.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus
Kekurangan Olahraga di Pagi
Namun, berkegiatan fisik di pagi juga memiliki tantangan, seperti sulitnya bangun lebih awal. Bagi sebagian orang, kurang tidur dapat memengaruhi performa saat berolahraga.
Selain itu, suhu tubuh yang lebih rendah di pagi hari membuat otot lebih kaku. Hal ini dapat meningkatkan risiko cedera jika tidak melakukan pemanasan yang cukup.
Kelebihan dan Kekurangan Olahraga di Malam
Olahraga di malam hari menawarkan keuntungan seperti peningkatan suhu tubuh dan kelenturan otot. Ini membuat para atlet merasa lebih kuat dan mampu melakukan aktivitas yang lebih intens.
Namun, ada juga kekurangan, misalnya dampaknya terhadap kualitas tidur. Olahraga yang dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat meningkatkan energi sehingga membuat sulit tidur.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: