Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 12:44 WIB

Dampak Diet Keto terhadap Kesehatan Ginjal: Apa yang Perlu Diketahui?

Author

Dampak Diet Keto terhadap Kesehatan Ginjal: Apa yang Perlu Diketahui?

Diet keto semakin populer di kalangan masyarakat yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat, namun dampaknya terhadap kesehatan ginjal mulai menjadi sorotan penting.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat ini dapat memberi dampak signifikan bagi kesehatan ginjal, khususnya pada individu dengan masalah ginjal sebelumnya.

Memahami Diet Keto

Diet keto adalah pola makan yang ditandai dengan konsumsi tinggi lemak, sedang protein, dan rendah karbohidrat. Tujuannya adalah untuk memicu keadaan ketosis, di mana tubuh membakar lemak sebagai sumber energi utama.

Dalam diet ini, makanan seperti daging, telur, produk susu, dan sayuran rendah karbohidrat ditingkatkan, sementara sumber karbohidrat seperti nasi, roti, dan pasta sangat dibatasi. Meskipun diet ini membantu sejumlah orang menurunkan berat badan dengan cepat, penting untuk memahami risikonya.

Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah dampak terhadap kesehatan ginjal. Diet ini tidak tanpa konsekuensi, dan penting bagi individu untuk mengetahui bagaimana perubahan pola makan dapat mempengaruhi tubuh mereka.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Dampak Diet Keto Terhadap Kesehatan Ginjal

Diet tinggi protein dan lemak dapat meningkatkan beban kerja ginjal. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal 'Kidney International', asupan protein yang tinggi dapat berkontribusi pada kerusakan ginjal pada individu yang sudah memiliki penyakit ginjal.

Konsumsi keton yang meningkat dalam tubuh juga bisa menghasilkan metabolit yang berdampak pada kesehatan. Dalam keadaan ketosis, ginjal harus bekerja lebih keras untuk membuang produk sampingan metabolisme keton.

Hal ini dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal seiring waktu, terutama pada orang yang punya riwayat masalah ginjal. Oleh karena itu, berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum memulai diet ini sangat dianjurkan.

Rekomendasi dan Tindakan Pencegahan

Bagi yang ingin mencoba diet keto, penting untuk memperhatikan asupan cairan dan elektrolit. Penurunan karbohidrat yang mendadak dapat mengakibatkan fenomena yang dikenal sebagai 'keto flu', berujung pada gejala dehidrasi.

Dokter atau ahli gizi sering merekomendasikan pengawasan rutin terhadap fungsi ginjal selama mengikuti diet ini. Pemeriksaan darah dan urin secara berkala dapat membantu mendeteksi perubahan yang tidak diinginkan lebih awal.

Menambah variasi dalam diet dengan memperkenalkan sumber lemak sehat, seperti alpukat, minyak zaitun, dan makanan sumber omega-3, juga disarankan agar keseimbangan nutrisi terjaga.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU