Tips Pola Makan untuk Tidur Lebih Baik Selama Ramadan
Bulan Ramadan menjadi waktu yang berharga bagi umat Muslim, di mana kualitas tidur bisa dipertahankan melalui pola makan yang tepat.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Mengatur jenis makanan dan waktu konsumsi sangat penting untuk mendukung tidur yang nyenyak selama bulan puasa.
Selama Ramadan, pola makan sehat merupakan kunci untuk menjaga energi dan memperbaiki kualitas tidur. Mengonsumsi berbagai makanan yang kaya akan nutrisi seperti karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat sangat disarankan.
Karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan oatmeal bisa memberikan energi secara bertahap. Nutrisi ini tidak hanya membantu mengatur mood, tetapi juga berdampak positif pada kualitas tidur.
Sumber protein dari daging tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan juga sangat berperan dalam memperbaiki jaringan dan mendukung fungsi otak. Protein diperlukan untuk memastikan tidur yang berkualitas.
Di samping itu, lemak sehat dari alpukat dan kacang-kacangan penting dalam penyerapan vitamin dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Mengatur waktu konsumsi makanan juga memengaruhi kualitas tidur Anda. Memilih waktu yang tepat untuk sahur dan berbuka puasa sangat penting untuk menjaga stabilitas metabolisme.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Sahur sebaiknya diisi dengan makanan yang membantu beri energi sepanjang hari, seperti makanan yang kaya serat agar level gula darah tetap stabil.
Ketika berbuka puasa, hindari langsung mengonsumsi makanan berat. Sebaiknya, mulai dengan kurma dan air agar tubuh mendapatkan rehidrasi yang tepat sebelum melanjutkan dengan makanan yang lebih berat.
Memberikan jeda antara berbuka dan makan malam dapat membantu tubuh mencerna makanan secara efektif, membantu meningkatkan kualitas tidur di malam hari.
Kandungan tertentu dalam makanan dapat mempengaruhi tidur secara langsung. Makanan yang mengandung triptofan, seperti susu dan kacang-kacangan, dapat meningkatkan produksi serotonin serta melatonin.
Di sisi lain, makanan tinggi gula dan kafein bisa mengganggu kualitas tidur. Maka, disarankan untuk mengurangi konsumsi kedua jenis makanan ini pada malam hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: