Strategi Nutrisi Efektif untuk Sahur Saat Ramadan
Komposisi karbohidrat dan protein saat sahur sangat krusial untuk menjaga energi selama berpuasa. Mengatur asupan nutrisi yang tepat bukan hanya membuat kita kenyang lebih lama, tetapi juga mendukung kesehatan secara menyeluruh.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Karbohidrat adalah sumber utama energi bagi tubuh, terlebih saat menjalani ibadah puasa. Memilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal sangat direkomendasikan karena dapat memberikan energi yang lebih lama.
Karbohidrat dengan indeks glikemik rendah memiliki kemampuan untuk membantu mengatur kadar gula darah. Hal ini membantu kita untuk menahan rasa lapar lebih lama, yang menjadi penting untuk mencegah tubuh dari kelelahan saat berpuasa.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Protein dibutuhkan untuk perbaikan jaringan dan pemeliharaan kesehatan otot. Mengonsumsi sumber protein seperti telur, daging tanpa lemak, atau produk susu saat sahur bisa menutupi kebutuhan nutrisi yang diperlukan tubuh.
Menggabungkan protein dalam menu sahur bukan hanya penting untuk mendukung kesehatan, tetapi juga memperlambat proses pencernaan. Ini memberikan rasa kenyang yang lebih lama dan membantu menjaga energi hingga waktu berbuka.
Menu sahur seimbang bisa terdiri dari seporsi nasi merah, satu potong ayam panggang, dan sayuran segar. Kombinasi ini menawarkan hubungan ideal antara karbohidrat dan protein.
Selain itu, masyarakat juga perlu memperhatikan asupan cairan. Meminum air secukupnya sebelum mulai berpuasa dapat membantu menjaga hidrasi yang diperlukan tubuh selama berpuasa.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: