BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 15:30 WIB

Mengenal Mekanisme Tubuh Menghadapi Lapar dan Haus Selama Puasa

Mengenal Mekanisme Tubuh Menghadapi Lapar dan Haus Selama PuasaMengenal Mekanisme Tubuh Menghadapi Lapar dan Haus Selama Puasa

Bulan puasa membawa tantangan tersendiri bagi banyak orang, termasuk rasa lapar dan haus yang seringkali ekstrem. Memahami mekanisme di balik perasaan ini penting untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh saat kita berpuasa? Mari kita eksplorasi lebih dalam tentang fenomena ini dan apa yang menyebabkan kita merasakan lapar dan haus.

Mekanisme Rasa Lapar

Saat memasuki fase puasa, kadar glukosa dalam darah mulai menurun. Ini menjadi sinyal bagi otak untuk memicu rasa lapar yang mungkin dirasakan.

Otak berfungsi dengan mengandalkan hormon seperti ghrelin, yang diproduksi oleh lambung, untuk memberi tahu bahwa sudah saatnya makan kembali.

Peningkatan produksi ghrelin saat puasa membuat rasa lapar semakin kuat, bahkan meskipun secara fisik tubuh mungkin tidak memerlukan makanan.

Aspek emosional dan psikologis juga memainkan peran penting dalam rasa lapar yang dirasakan, menunjukkan bahwa sensasi ini lebih kompleks dari sekadar kebutuhan fisik.

Fenomena Haus dan Dehidrasi

Ketika puasa, tubuh tidak menerima cairan, yang mengarah pada dehidrasi yang cukup signifikan. Dehidrasi ini berdampak pada fungsi tubuh secara keseluruhan.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Hormon antidiuretik (ADH) berperan penting dalam mengatur keseimbangan cairan. Ketika kondisi dehidrasi terjadi, produksi ADH akan meningkat untuk mempertahankan cairan dalam tubuh.

Selain itu, rasa haus juga dipicu oleh meningkatnya konsentrasi garam dalam darah akibat penggunaan cairan yang terbatas selama berpuasa.

Menyadari mekanisme ini sangat penting, terutama menjelang waktu berbuka puasa untuk memperhatikan kebutuhan cairan tubuh.

Kombinasi Lapar dan Haus

Rasa lapar dan haus seringkali terjadi bersamaan saat puasa, tidak jarang membingungkan kita tentang apa yang sebenarnya dibutuhkan tubuh. Terkadang, rasa haus bisa saja diartikan sebagai rasa lapar.

Penelitian menunjukkan bahwa perbedaan antara lapar dan haus tersebut sangat tipis, menegaskan pentingnya untuk memperhatikan tanda-tanda yang diberikan oleh tubuh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengenal Mekanisme Tubuh Menghadapi Lapar dan Haus Selama Puasa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!