Mengapa Nyeri Otot Muncul Beberapa Hari Setelah Berolahraga?
Apakah kamu pernah merasakan nyeri di otot dua hari setelah berolahraga? Fenomena ini dikenal sebagai Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) dan sangat umum terjadi pada banyak orang.
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Nyeri ini bukan sekadar tanda bahwa kamu telah berolahraga dengan keras, melainkan merupakan respons alami tubuh terhadap latihan yang dilakukan.
DOMS adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan nyeri otot yang muncul 24 hingga 72 jam setelah aktivitas fisik. Proses ini biasanya terjadi setelah latihan dengan intensitas tinggi atau gerakan yang tidak biasa bagi tubuh.
Saat berolahraga, otot kita mengalami microtears atau robekan kecil. Proses ini merupakan bagian dari adaptasi tubuh untuk membangun kekuatan yang lebih besar setelahnya.
Para ahli mengklaim bahwa DOMS sering kali menjadi tanda bahwa tubuh sedang berupaya beradaptasi terhadap tuntutan fisik baru yang diberikan pada otot.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Setelah berolahraga, tubuh memerlukan waktu untuk merespons kerusakan yang terjadi pada serat otot. Proses perbaikan inilah yang menjadi penyebab nyeri muncul setelah beberapa hari.
Banyak nyeri yang dirasakan berasal dari peradangan yang terjadi sebagai respons terhadap microtears. Selain itu, kadar asam laktat turut berkontribusi meskipun tidak sebanyak yang sering diperkirakan.
Sel selama pemulihan menghasilkan berbagai sel dan enzim sesaat setelah latihan, dan setiap elemen ini memerlukan waktu yang berbeda untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi.
Salah satu cara untuk meredakan nyeri ini adalah dengan melakukan pendinginan dan pemanasan yang baik sebelum dan setelah berolahraga. Peregangan juga dianjurkan untuk membantu mengurangi ketegangan pada otot.
Makanan kaya protein dan hidrasi yang cukup setelah berolahraga dapat mempercepat proses perbaikan otot. Selain itu, mandi air hangat atau berendam dengan garam Epsom dapat memberikan rasa nyaman.
Penting juga untuk tidak berolahraga berat setiap hari. Mengatur jadwal latihan dengan cukup istirahat antara sesi sangat berperan dalam mengurangi risiko mengalami nyeri otot yang berkelanjutan.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: