Hati-Hati Saat Menikmati Street Food di Indonesia
Street food di Indonesia memang jadi favorit banyak orang, tetapi ada sisi gelap yang harus diwaspadai. Beberapa jenis makanan kaki lima ternyata menyimpan risiko tinggi terkait kebersihan dan keamanan makanan.
Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari
Sate ayam merupakan salah satu kuliner yang paling digemari di Indonesia, namun cara memasak dan penyajiannya kadang tidak memperhatikan kebersihan. Jika sate tidak dimasak dengan sempurna, bisa jadi sumber bakteri berbahaya seperti Salmonella.
Karenanya, penting untuk memilih tempat yang menjaga kebersihan dalam penyajian sate untuk mengurangi risiko kesehatan.
Nasi goreng memang enak dan praktis, tetapi ada risiko jika nasi yang digunakan sudah tersimpan terlalu lama. Bakteri seperti Bacillus cereus dapat berkembang biak jika nasi tidak ditangani dengan baik.
Perhatikan bagaimana nasi goreng disiapkan, karena nasi yang ditinggal semalaman atau tidak dihangatkan dengan baik bisa menyebabkan keracunan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Kerang rebus adalah camilan yang populer, terutama di daerah pesisir. Namun, jika tidak dimasak dengan benar, kerang bisa mengandung patogen yang berbahaya.
Kerang harus direbus dengan suhu tinggi untuk membunuh kuman, sehingga penting untuk memastikan tempat penjualnya bersih dan makanan ditangani dengan baik.
Tahu tempe di jalanan sering kali dimasak dengan cara yang tidak higienis. Penanganan yang tidak tepat bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
Bakteri seperti E. coli bisa muncul jika bahan makanan tidak segar atau tidak dimasak dengan sempurna, sehingga selalu pastikan tahu dan tempe yang kamu pilih terlihat segar.
Ayam goreng adalah jajanan populer, tetapi risiko keracunan sangat tinggi jika tidak ditangani dengan benar. Penyimpanan ayam yang tidak baik bisa menjadi sumber bakteri.
Penting untuk selalu memilih penjual yang menggunakan ayam segar dan minyak goreng yang bersih untuk mengurangi risiko sakit setelah menyantap ayam ini.
Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: