Tempat Tersembunyi Kuman di Rumah: Lebih Banyak dari yang Kita Duga
Saat membersihkan rumah, kebanyakan dari kita hanya fokus pada tempat yang terlihat kotor. Namun, banyak barang di rumah yang tampaknya bersih, padahal menyimpan lebih banyak bakteri daripada yang kita perkirakan.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Dari alat dapur hingga barang di ruang tamu, terdapat benda-benda yang menjadi sarang kuman. Mari kita telaah lebih dalam mengenai benda-benda yang sering diabaikan ini.
Spons dapur adalah alat yang sering digunakan untuk mencuci piring dan membersihkan berbagai permukaan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa spons dapat menampung miliaran bakteri jika tidak dibersihkan secara teratur.
Bakteri seperti E.coli dan Salmonella dapat berkembang biak di spons yang lembap, menjadikannya berbahaya bagi kesehatan. Karenanya, mengganti spons secara berkala atau memanaskannya di microwave bisa menjadi cara efektif untuk membunuh kuman yang ada.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Remote TV adalah salah satu barang yang sering diabaikan saat melakukan kebersihan rumah. Padahal, studi menunjukkan bahwa remote TV memiliki lebih banyak bakteri daripada toilet.
Kebiasaan memegang remote dengan tangan yang telah terpapar bakteri dari makanan atau lingkungan membuat permukaan ini rentan terhadap kontaminasi. Oleh karena itu, rutin membersihkan remote dengan antiseptik adalah langkah yang sangat dianjurkan.
Kantong belanja, khususnya yang terbuat dari kain, sering kali tidak kita sadari dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri. Hal ini terjadi karena kantong tersebut terkontaminasi dari barang-barang yang dibeli, terutama makanan mentah.
Mencuci kantong belanja secara berkala sangat penting untuk menjaga kebersihan serta menghindari perpindahan kuman ke makanan yang kita bawa pulang. Dengan cara ini, kita dapat lebih aman saat berbelanja.
Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: