BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 27 OKTOBER 2025 • 16:22 WIB

Fakta di Balik Klaim Pisang Berbintik Mencegah Kanker

Fakta di Balik Klaim Pisang Berbintik Mencegah KankerFakta di Balik Klaim Pisang Berbintik Mencegah Kanker

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa klaim bahwa pisang berbintik dapat mencegah kanker adalah keliru. Klaim ini berawal dari unggahan di media sosial yang mengutip studi tanpa mendukung pernyataan tersebut.

Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Sebuah studi dari Universitas Chulalongkorn, Thailand, menegaskan bahwa TNF, yang sering dikaitkan dengan pengobatan kanker, tidak ada pada tumbuhan, termasuk pisang.

Klaim Media Sosial dan Studi yang Dikutip

Pada tahun 2022, sebuah unggahan di Facebook menyatakan bahwa pisang yang sudah matang dapat mencegah kanker dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Unggahan tersebut mengutip penelitian yang menyalahkan pisang matang mengandung TNF (Tumour Necrosis Factor) yang melawan sel-sel abnormal, termasuk sel kanker.

Namun, National Cancer Institute Amerika Serikat menyatakan bahwa TNF menyebabkan peradangan ketika sistem kekebalan tubuh dipicu oleh infeksi. Ini menimbulkan pertanyaan mengenai relevansi klaim tersebut dalam konteks anti kanker.

Dengan kata lain, klaim tersebut tidak hanya berpotensi menyesatkan, tetapi juga dapat memberikan harapan palsu bagi mereka yang mencari solusi pencegahan kanker.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Peneliti dan Bukti Ilmiah

Jessada Denduangboripat, seorang dosen biologi di Universitas Chulalongkorn, menyatakan bahwa TNF tidak ditemukan pada tumbuhan. "Ini adalah hoaks lama yang tidak benar," ungkapnya, menekankan bahwa TNF hanya terdapat dalam sistem kekebalan mamalia, bukan pada pisang atau tanaman lainnya.

Lebih banyak bukti muncul dari riset lain yang diterbitkan dalam jurnal Food Science and Technology Research pada tahun 2019. Penelitian ini juga menemukan bahwa tidak ada bukti bahwa pisang matang dapat mencegah kanker.

Informasi yang beredar di media sosial mengenai potensi anti-kanker pisang matang jelas tidak didukung oleh fakta ilmiah yang valid.

Dampak Kesehatan dari Konsumsi Pisang Matang

Dokter dan ahli gizi memberikan rekomendasi untuk memilih pisang dengan kulit berwarna kuning yang masih sedikit hijau. Pisang matang berwarna kuning memiliki kadar gula dan pati yang lebih rendah dibandingkan pisang berbintik.

Konsumsi pisang yang terlalu matang dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, termasuk obesitas, karena tingginya kandungan gula. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi pisang berbintik sebagai langkah yang lebih sehat.

Memilih pisang yang belum terlalu matang bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi juga mempertimbangkan kesehatan jangka panjang.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fakta di Balik Klaim Pisang Berbintik Mencegah Kanker

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!