Olahraga Malam: Meningkatkan Kualitas Tidur dengan Bijak
Olahraga di malam hari dapat menjadi solusi bagi banyak orang yang ingin menjaga kesehatan fisik tanpa mengganggu rutinitas harian mereka.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Namun, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan agar aktivitas fisik ini tidak mengganggu kualitas tidur.
Ketika berolahraga di malam hari, penting untuk memilih jenis olahraga yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Latihan yang terlalu berat seperti angkat beban atau HIIT (High-Intensity Interval Training) dapat meningkatkan adrenalin dan memperburuk kemampuan tidur.
Sebaliknya, olahraga yang lebih santai seperti yoga atau pilates dapat menenangkan sistem saraf dan membantu tubuh bersiap untuk tidur.
Menurut penelitian, latihan ringan membantu meredakan ketegangan sehingga tidur menjadi lebih berkualitas.
Waktu latihan menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas tidur.
Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Sebaiknya, latihan dilakukan setidaknya dua sampai tiga jam sebelum waktu tidur agar tubuh memiliki cukup waktu untuk mendinginkan diri.
Program berjalan atau latihan ringan dilakukan dengan cara bertahap agar tubuh dapat beradaptasi dengan waktu.
Jika latihan terlalu dekat dengan waktu tidur, ada risiko tubuh tetap terjaga akibat stimulasi yang didapat dari olahraga.
Setelah berolahraga, jangan langsung beralih ke kegiatan lain.
Lakukan pendinginan dengan stretching atau meditasi untuk membantu tubuh bertransisi menuju keadaan istirahat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: